Waspada, Inilah Jenis Dari Alergi Pada Bayi Yang Seringkali Terjadi!

Bayi Menangissumber: tribunnews.com

Alergi pada bayi merupakan masalah kesehatan bayi yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuhnya. Sistem di dalam tubuhnya bereaksi setelah terjadi kontak langsung dengan zat asing yang memasuki tubuh. Namun, tahukah ibu mengenai jenis dari alergi yang biasanya terjadi pada si kecil?

Alergi terkadang bisa dibawa sampai dewasa. Tubuhnya akan terus bereaksi melawan zat asing dan membuat kesehatannya terganggu. Dengan demikian, ibu tidak boleh memandang sebelah mata tentang alergi ini.

Untuk bayi, alergi yang bisa mempengaruhi kesehatannya terbagi menjadi beberapa jenis. Masing-masing bisa membuat ketidaknyamanan bagi buah hati. Untuk itulah, ibu perlu berupaya untuk mencegahnya.

Mengenai pencegahan alergi pada bayi baru lahir, di sini tidak akan diulas. Namun, kami akan mengulas mengenai jenisnya saja. Jenis ini bisa dipahami ibu untuk memperluas wawasan mengenai kesehatan bayi. Nah, apa saja jenis dari alergi tersebut?

Alergi Makanan

Bengkak, bibir dan lidah terasa gatal menjadi gejala awal ketika bayi mengalami alergi makanan. Bayi juga akan mengalami rasa nyeri pada bagian organ dalam. Salah satunya adalah kejang perut.

Tak hanya itu saja, gejalanya akan muncul dengan seringnya bayi mengalami diare. Hal ini dimungkinkan oleh bayi sedang alergi makanan. Pemahaman ini diperkuat jika gejala tersebut terjadi sehabis ibu memberikan makanan pada buah hatinya.

Alergi Susu Sapi

Ketika bayi baru masih berusia mingguan, bayi juga rawan mengalami masalah alergi susu sapi. Alergi ini akan membuat bayi mengalami berbagai kondisi tidak mengenakkan. Salah satunya adalah muntah dan diare.

Gejala ini akan terlihat oleh ibu. Ibu perlu memahami mengenai kondisi kesehatan buah hatinya. Jangan sampai salah memahami apakah gejala tersebut disebabkan oleh alergi atau masalah lainnya.

Untuk memperkuat jika gejala tersebut berasal dari alergi pada buah hati, ibu bisa melihat dari apa yang ibu lakukan. Misalnya adalah dengan memperhatikan kurangnya pemberian asi pada bayinya. Ini bisa membuat bayi mengalami alergi tersebut.

Begitupun jika ibunya sering mengkonsumsi susu sapi saat menyusui, asinya akan membawa sejumlah asupan dari susu sapi. Ini juga bisa membuat buah hati mengalami alergi tersebut. Tandanya adalah muntah dan diare yang berkepanjangan.

Asma

Kondisi si kecil yang baru lahir memang masih sangat rentan. Sistem kekebalan tubuhnya masih belum bekerja secara optimal. Tak heran jika masalah kesehatan lebih sering muncul. Salah satunya adalah asma.

Asma sendiri merupakan bagian dari alergi yang terjadi pada bayi. Asma adalah alergi yang berhubungan dengan sistem pernafasan bagian bawah. Tandanya bisa dilihat dari terganggunya bila bernafas.

Penyebab utamanya adalah bakteri dan virus. Dijabarkan jika masalah asma sendiri bisa datang sebab debu, bulu binatang, sampai asap rokok. Oleh karenanya, jauhkan buah hati dari segala jenis penyebab tersebut agar sistem pernafasannya bekerja maksimal.

Dermatitis Atopik

Alergi lain yang bisa menyerang bayi adalah dermatitis atopik. Ini bisa dikenali dengan sebutan eksim. Yaitu masalah kesehatan yang berhubungan dengan kulit bayi.

Permasalahan ini biasa dialami bayi sebelum menginjak usia 6 bulanan. Kemudian tanda-tandanya adalah kulit bayi menjadi bersisik dan kemerahan. Entah itu pada bagian pipi, leher, ataupun bagian tubuh lainnya.

Penyebab utamanya adalah udara dan makanan. Udara yang tidak sehat bisa memicu permasalahan tersebut. Makananpun bisa memicunya. Diantaranya adalah telur ataupun kacang tanah.

Menyadari akan begitu banyaknya masalah yang mengancam kesehatan bayi, ibu patut waspada. Selalu jaga kesehatan bayi dengan memberikan makanan yang sehat dan jauhkan dari hal-hal yang bisa mempengaruhi kesehatannya. Tujuannya adalah supaya alergi pada bayi tidak terjadi.

Be the first to comment on "Waspada, Inilah Jenis Dari Alergi Pada Bayi Yang Seringkali Terjadi!"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*