Tips Mengatasi Sembelit Pada Bayi Kala Mudik

Tips Mengatasi Sembelit Pada Bayi Kala Mudik

Beritacampur.com – Bunda mana yang tidak merasa sedih ketika saluran cerna bayi bunda terganggu. Si kecil yang mengalami konstipasi atau sembelit pada bayi ditandai dengan kerasnya kotoran bayi, menangis kesakitan saat buang air besar dan frekuensi buang air besar berkurang. Apalagi bunda lagi berada di luar kota dimana bunda kesulitan berhubungan dengan dokter anak. Bagaimana cara mengatasinya? Simak caranya di sini.

Sembelit tidak hanya terjadi pada orang dewasa namun juga bayi dan anak-anak. Penanganannya berbeda lantaran penyebabnya pun berbeda. Namun sebelum tahu apakah si kecil mengalami susah pup, bunda perlu tahu kalau bayi yang ASI ekslusif umumnya hanya hanya buang air besar seminggu sekali. Berbeda  dengan bayi yang minum susu formula, mereka akan buang besar sehari sekali setiap hari. Kalau tidak, bunda bisa perhatikan apakah si bayi rewel atau tidak. Bayi yang tidak menangis terus tentu bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Konstipasi pada bayi terjadi bisa disebabkan karena alergi atau tidak toleran terhadap susu yang bukan berasal dari ASI. Hal ini umum terjadi ketika si kecil baru saja mengganti susu ASI ke susu formula / kedelai dan mulai konsumsi makanan yang lebih padat.

Untuk menghindar dari sembelit, bunda bisa memperkenalkan MPASi pertama dengan makanan yang menyerupai ASi, tidak terlalu padat dan tidak terlalu cair. Bila kondisi gangguan saluran cerna ini berlanjut, bunda bisa memberikan asupan nutrisi untuk kesehatan saluran cerna seperti jus dari beberapa buah yang bermanfaat untuk mengatasi sembelit.

  1. Buah Naga

Buah Naga adalah buah yang sangat dianjurkan untuk mengatasi sembelit pada bayi. Buah naga mengandung nutrisi yang baik untuk sistem pencernaan si buah hati. Jadi bunda bisa membuatnya menjadi jus yang disaring dan berikan pada si kecil.

  1. Pepaya

Pepaya, buah yang terkenal untuk mengatasi sembelit ini juga jangan diabaikan. Pepaya juga manis kaya akan asam folat, serat, vitamin A, C dan E sehingga si kecil pasti lebih suka menelannya. Dalam penyajiannya, bunda bisa blender dan memberikan kepada si kecil.

  1. Pir

Pir sudah dikenal sejak zaman dahulu kala baik bagi bayi yang baru MPASI. Rasanya manis dan segar cocok dijadikan puree ataupun jus. Kandungan air dan nutrisi yang terkandung di dalamnya bagus untuk kesehatan baik dan bisa mengatasi sembelit pada si kecil.

  1. Pisang

Pisang yang mudah didapatkan di negara Indonesia ini memiliki tekstur lembut dan halus sehingga mudah dilumat leh si kecil. Selain itu pisang juga kaya serat sehingga bagus buat si kecil yang sedang mengalami sembelit.

  1. Tepung Beras Merah

Tepung beras merah mengandung serat yang bisa membantu bayi tidka sembelit. Selain itu tepung beras merah juga lebih padat dan bisa membuat si kecil kenyang lebih lama. Cara membuatnya adalah mencampurkan dan memasak tepung ini dan susu atau air.

  1. Brokoli

Brokoli mengandung serat yang sangat tinggi dan membuat bayi lebih sehat. Selain itu brokoli juga mengandung antioksidan, glukosinates, sulfur, magnesium dan seng yang sangat membantu untuk perkembangan bayi. Brokoli ini ini bisa dipotong kecil-kecil lalu diblender dan dicampurkan dengan bubur tepung beras merah agar si kecil suka.

  1. Ubi Jalar

Ubi jalar yang manis ini sangat membantu pemenuhan energi tubuh bayi. Selain itu kalori ringan dan serat yang tinggi pada bayi bisa mengatasi sembelit, membuang gas perut dan masalah perut kembung pada bayi. Keuntungan lain adalah ubi jalar bisa mencegah peradangan pada tubuh bayi. Bunda bisa mencoba memberikan bubur ubi jalar atau memanggang ubi hingga lunak pada bayi.

Bila kondisi sembelit ini berlanjut, bunda sebaiknya pergi ke puskesmas atau rumah sakit terdekat agar kondisi si kecil cepat sembuh dari masalah saluran cerna. Biar tidak panik, bunda bisa mencatat informasinya dokter atau rumah sakit terdekat sebelum mudik. Semoga membantu.

Be the first to comment on "Tips Mengatasi Sembelit Pada Bayi Kala Mudik"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*