Atur Rutinitas Dan Pola Tidur Bayi Agar Tidak Rewel

Pola Tidur Bayi

Pola tidur bayi menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh setiap Ibu. Pola tidur dan rutinitas bayi merupakan langkah awal yang akan menentukan bagaimana kebiasaan tidur bayi nantinya. Sayangnya seringkali pola tidur ini menganggu rutinitas Ibu utamanya pada saat malam hari. Kebiasaan tidur bayi yang cenderung tidak teratur pada saat malam tentunya akan membuat Ibu kehabisan tenaga karena selama sehari penuh, Ibu telah sibuk menjalani berbagai aktivitas. Untuk itu, bagi para Ibu yang masih memiliki permasalah dengan hal ini, sebaiknya mulai memikirkan faktor-faktor apa yang menyebabkan bayi tidak dapat tidur dengan teratur dan bagaimana mengatasinya.

Bebeberapa faktor perlu diperhatikan apabila bayi tidak dapat tidur teratur bahkan hingga tidak mau tidur, sebab faktor inilah yang kemungkinan berperan terhadap kebiasaan tidur bayi yang kemudian membentuk pola tidur bayi. Faktor-faktor tersebut, yaitu :

  • Bayi merasa haus atau lapar

Bayi tidak mengenal kata-kata sehingga tidak dapat mengatakan rasa hausnya melalui ucapan. Ibu harus memahami kondisi bayinya sebelum tidur. Pada umumnya, sebelum tidur bayi akan disusui terlebih dahulu agar merasa kenyang. Sebenarnya hal ini merupakan tindakan pencegahan dari kebiasaan tidur bayi yang cenderung tidak nyenyak akibat haus atau lapar. Dengan merasa kenyang, maka tidur bayi akan cenderung nyenyak dan tidak terjaga dalam waktu yang lama.

  • Kamar tidur bayi kurang nyaman

Bayi sebagaimana orang dewasa, sejatinya ia dapat merasakan apakah ruangan yang ditempatinya nyaman atau tidak. Terkadang bayi menjadi jauh lebih sensitif karena ini merupakan lingkungan yang belum lama ditempatinya. Bisa juga karena temperatur ruangan yang terlalu panas atau terlalu dingin. Perhatikan suhu kamar tidur bayi ya, Bu. Bisa jadi hal inilah yang menjadi salah satu faktor mengapa bayi Anda susah tidur.

  • Mengenakan popok yang basah/penuh/kotor

Terkadang orang tua bayi tidak menyadari bahwa popok atau diaper bayi sudah terasa penuh. Biasanya hal ini ditandai dengan bayi yang menangis terus-merus karena menahan beban popok yang terlalu berat dan juga tingkat kelembapan yang membuatnya semakin tidak nyaman. Ibu, perhatikanlah bayi Anda sebelum tidur. Gantilah popoknya dengan popok baru yang masih bersih. Selain itu, Ibu juga bisa menghindari penggunaan diaper karena bahannya yang kurang nyaman untuk dikenakan saat tidur. Cobalah untuk mengenakan popok kain yang ditambahkan celana pada bagian luarnya.

  • Terlalu banyak aktivitas sebelum waktu tidur

Bayi yang aktif memang menyebabkan kita tidak perlu khawatir karena bayi akan disibukkan dengan aktivitasnya. Namun, Ibu perlu memerhatikan intensitas aktivitas yang dilakukan bayi mendekati waktu tidur. Apabila bayi cenderung banyak beraktivitas sebelum tidur,  biasanya bayi akan terlalu senang dan inilah yang menyebabkan kebiasaan tidur bayi jadi terganggu. Bayi akan cenderung memilih untuk beraktivitas lagi (seperti bermain atau bersama-sama dengan anggota keluarga yang lain) ketimbang memilih untuk tidur.

  • Tubuh bayi tidak segar atau kotor

Ini umumnya mirip dengan orang dewasa. Ketika bayi merasa lengket maka ia merasa kurang nyaman untuk beristirahat. Untuk itulah, sebelum tidur Ibu sebaiknya mengganti baju bayi dengan baju yang bersih, membasuh mukanya dengan air dan memberikan minyak angin pada badan agar bayi merasa lebih rileks dengan kondisi tubuhnya walaupun dengan tidak mandi.

  • Pakaian yang dikenakan bayi tidak nyaman

Ketika menjelang tidur, memang sebaiknya Ibu memerhatikan baju yang dikenakan bayi ketika tidur nanti. Usahakan baju tidur yang dikenakan terbuat dari katun yang menyerap keringat agar selama tidur bayi tidak merasa terganggu dengan produksi keringatnya.

  • Adanya gangguan kesehatan atau bayi dalam kondisi sakit

Gangguan kesehatan pada bayi dapat menyebabkan bayi tidak mau tidur. Misalnya ketika bayi menderita batuk atau pilek, maka bayi akan susah bernafas akibat sumbatan dari cairan berupa lendir/ingus pada saluran pernafasan, yakni hidung. Tidak hanya itu, bayi juga dapat mengalami keseleo bahkan masuk angin atau kembung yang kemudian menyebabkan bayi tidak mau tidur.

Ciptakan Kebiasaan Tidur Bayi Sejak Dini

Untuk mengatasi pola tidur yang tidak teratur, Ibu perlu mengambil beberapa tindakan agar hal ini tidak berdampak buruk baik pada Ibu maupun bayi. Sejak dini, terapkanlah kebiasaan-kebiasaan tertentu untuk mengatur pola tidur bayi. Dengan kebiasaan-kebiasaan tersebut, tentu Ibu akan lebih mudah mengatur kebiasaan tidur bayi.

  1. Biasakan bayi untuk dapat memiliki waktu tidur siangnya agar bayi tidak mengalami insomnia di malam hari. Tidur siang tidak perlu terlalu lama, cukup 2 hingga 3 jam.
  2. Secara perlahan, ajari bayi untuk membedakan siang dan malam. Misalnya, ketika siang bayi dapat melihat banyak cahaya, banyak suara yang masuk bahkan dekat dengan mainan-mainannya. Namun, ketika malam hari, mematikan beberapa lampu dan mengurangi intensitas cahaya dalam rumah akan menjadi salah satu ciri yang dikenali bayi nantinya. Hindari percakapan-percakapan yang terlalu banyak sehingga bayi dapat membedakan siang dan malam dengan suara yang ia dengar.
  3. Biasakan bayi untuk akrab dengan rutinitas menjelang tidur. Rutinitas ini antara lain : mengganti baju dengan baju tidur, menceritakan cerita pengantar tidur, meredupkan lampu kamar dan lain sebagainya.

Nah, dengan mengenali faktor-faktor yang menyebabkan bayi tidak mau tidur dan juga memahami tindakan apa yang sebaiknya diambil, maka ibu tidak perlu khawatir dengan kebiasaan tidur bayi. Ciptakan pola tidur dan pahami apa yang menjadi penyebab bayi tidak mau tidur, dengan hal ini Ibu tidak perlu pusing bahkan sampai frustasi ketika mendapati bayinya rewel di malam hari.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*