Apakah Dampak Jadwal Makan Bayi yang Tidak Teratur?

Jadwal makan bayiSource: pixabay.com

Mengatur jadwal makan bayi merupakan hal yang sangat penting dan berpengaruh bagi tumbuh kembang si Kecil. Jadwal makan anak harus diberikan secara teratur dengan tujuan agar anak tidak sulit makan sehingga kebutuhan nutrisinya terpenuhi.

Sebagaimana para orang tua ketahui bahwa susah makan adalah salah satu permasalahan yang membuat resah. Terkadang anak lebih tertarik terhadap mainan ketimbang makanan. Orang tua harus tahu cara mengatasi anak susah makan. Jangan sepelekan saat anak susah makan, bisa-bisa pertumbuhan anak terhambat karena kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi.

Selain memenuhi kebutuhan nutrisinya, kebiasaan makan sesuai dengan jadwal akan dibawa anak hingga ia dewasa. Apabila sejak bayi anak sudah dibiasakan dengan jadwal makan yang teratur, maka kelak saat dewasa ia akan terbiasa dengan makan terjadwal. Seperti yang telah kita ketahui bahwa sarapan adalah waktu makan yang penting. Saat di usia sekolah pun anak akan  terbiasa sarapan sehingga kemampuannya untuk belajar dan konsentrasi di sekolah dapat berjalan dengan baik.

Salah satu cara agar jadwal makan anak teratur adalah dengan membiasakan anak bangun pagi. Dengan begitu, anak akan paham bahwa ada waktu makan pagi yaitu sarapan. Namun jika anak bangun siang, maka waktu sarapannya juga akan hilang dan tidak mengenali bahwa ada waktu makan di pagi hari.  

Berikut adalah jadwal makan yang tepat sesuai dengan usia bayi berdasarkan rekomendasi IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia).

* 0-4 bulan 
ASI On demand 

* 4-6 bulan (bertahap) 
Pukul 06.00 (bangun tidur) ASI 
Pukul 08.00 (makan pagi) Bubur Susu 
Pkl. 10.00 Buah segar/biskuit 
Pkl. 12.00 (makan siang) ASI 
Pkl. 14.00 (sebelum tidur siang) ASI 
Pkl. 16.00 Buah segar/biskuit 
Pkl. 18.00 (makan malam) Bubur susu 
Pkl. 21.00 ASI 

* 6-9 Bulan (Bertahap) 
Pukul 06.00 (bangun tidur) ASI/PASI 
Pukul 08.00 (makan pagi) Bubur. nasi tim 
Pkl. 10.00 Buah segar/Biskuit 
Pkl. 12.00 (makan siang) Bubur. nasi tim 
Pkl. 14.00 (sebelum tidur siang) ASI/PASI 
Pkl. 16.00 Buah segar/biskuit 
Pkl. 18.00 (makan malam) Bubur. nasi tim 
Pkl. 21.00 ASI/PASI 

* 9-12 Bulan (Bertahap) 
Pukul 06.00 (bangun tidur) ASI/PASI 
Pukul 08.00 (makan pagi) Nasi Tim. makanan keluarga 
Pkl. 10.00 Buah segar/biskuit 
Pkl. 12.00 (makan siang) Nasi tim. makanan keluarga 
Pkl. 14.00 (sebelum tidur siang) ASI/PASI 
Pkl. 16.00 Buah segar/Biskuit 
Pkl. 18.00 (makan malam) Nasi tim. makanan keluarga 
Pkl. 21.00 ASI/PASI 

> 12 bulan 

Pukul 06.00 (bangun tidur) ASI/PASI 
Pukul 08.00 (makan pagi) Makanan Keluarga 
Pkl. 10.00 Snack 
Pkl. 12.00 (makan siang) Makanan Keluarga 
Pkl. 14.00 (sebelum tidur siang) – 
Pkl. 16.00 Snack 
Pkl. 18.00 (makan malam) Makanan Keluarga 
Pkl. 21.00 ASI/PASI 

Resep MPASI yang perlu Ibu perhatikan adalah jangan memberikan gula dan garam kepada bayi usia 9 bulan. Syarat menerima makanan yang mengandung gula dan garam adalah ketika usianya sudah lebih dari 12 bulan.

Garam berlebihan dapat membuat ginjal bayi bekerja terlalu keras. Pemberian garam pada makanan bayi juga tidak baik untuk pembuluh darah serta meningkatkan resiko penyakit metabolisme bayi.

Makanan manis dan gula juga mengandung banyak bahan kimia yang dapat meningkatkan peluang obesitas anak. Ketika bayi banyak mengonsumsi makanan manis maka sistem kekebalannya pun dapat menurun dan rentan terhadap penyakit jantung. Bahkan kerusakan gigi pada anak-anak juga disebabkan oleh asupan gula dan garam yang tinggi.

Berikan juga variasi jenis makanan yang baru dengan porsi secukupnya pada jadwal makan bayi agar si Kecil tidak bosan.

Be the first to comment on "Apakah Dampak Jadwal Makan Bayi yang Tidak Teratur?"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*