Apa Saja Penyebab Diare dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Penyebab Diare

BeritaCampur.com – Diare adalah penyakit umum yang biasanya terjadi oleh setiap orang. Penyebab Diare bisa dari berbagai macam kemungkinan. Beberapa penyebab diare yaitu disebabkan oleh infeksi. Terkadang hal itu terjadi sebagai efek samping pengobatan, atau karena gejala penyakit seperti celiac( gangguan yang dialami beberapa orang berkaitan dengan makanan yang mengandung gluten ) dan penyakit radang usus.

Artikel ini berfokus pada apa saja yang bisa menjadi Penyebab Diare. Makanan-makanan apa saja yang menyebabkannya, bagaimana cara mengetahui apakah diare adalah karena sesuatu yang telah dimakan, cara pengobatan dan kapan harus ke dokter ketika anda terkan diare.

Jenis-jenis makanan yang bisa menjadi Penyebab Diare :

 

1. makanan yang mengandung kadar gula tinggi.

Makanan yang mengandung kadar gula tinggi bisa menjadi penyebab diare. Saat anda mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak gula, air masuk ke usus sehingga dapat mengakibatkan saluran pembuangan kita menjadi sangat longgar.

Fruktosa adalah salah satu komponen gula dan biasa ditemukan secara alami pada buah. Beberapa buah dapat mengandung lebih banyak fruktosa daripada buah lainnya. Beberapa contoh makanan tinggi fruktosa meliputi:

–    jus apel
–    Anggur
–    Agave ( Nektar)
–    soda

Tubuh kita hanya bisa mencerna fruktosa dalam jumlah yang terbatas. Oleh karena itu mengkonsumsi lebih banyak fruktosa daripada yang bisa diserap tubuh, bisa menyebabkan diare.

Sebuah peneltian menyatakan bahwa 75 persen orang yang mengkonsumsi lebih dari 40 sampai 80 gram fruktosa per hari akan cenderung terkena diare.

Sumber lain memperkirakan bahwa sekitar 30 sampai 40 persen orang justru mengalami kesulitan menyerap fruktosa dalam jumlah yang banyak.

Sugar Alcohol ( Biasanya digunakan sebagai pengganti gula biasa ), termasuk sorbitol, manitol, xilitol, dan erythritol, biasanya digunakan untuk mempermanis makanan berlabel “bebas gula” atau “tidak ditambahkan gula.” Sugar Alcohol ini biasanya tidak terserap dengan baik oleh tubuh dan dapat menyebabkan diare pada beberapa orang, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Anda harus memastikan untuk memeriksa kembali makanan yang diberi label “bebas gula” atau “tanpa tambahan gula,” seperti minuman ringan, permen karet, dan snack lain nya apakah makanan tersebut mengandung Sugar Alcohol.

 

2. Kafein

Jika anda suka minum kopi, itu adalah salah satu penyebab diare pada umumnya.
Zat kafein yang terkandung pada kopi berfungsi sebagai stimulan, dimana itu dapat memicu diare. Makanan dan minuman yang mengandung kafein bisa menyebabkan diare pada beberapa orang. Kafein memiliki sifat menstimulasi dan mempercepat laju makanan bergerak melalui usus.

Sumber makanan dan minuman yang mengandung kafein diantaranya :

– cokelat
–  kopi
–  soda
–  teh
 

3. Makanan tinggi lemak dan pedas

Makan goreng-gorengan dan makanan lain yang banyak mengandung lemak bisa menyebabkan diare karena sulit bagi tubuh untuk memprosesnya.

Meski sudah jarang digunakan oleh beberapa produsen makanan jadi, pengganti lemak yang dikenal dengan Olestra dapat juga menyebabkan diare. Anda harus memeriksa label produk makanan jadi yang berlabelkan  bebas lemak, seperti keripik kentang, untuk melihat apakah mengandung Olestra didalamnya.
Selain itu makan makanan pedas, yang menggunakan bahan cabai berlebih dapat menjadi pemicu diare.

 

4. Laktosa

Orang yang mengalami intoleransi laktosa biasanya gampang untuk terkena diare. Gejala umumnya biasanya setelah mengkonsumsi minuman seperti susu atau produk susu kaleng lain nya.
Bagi anda yang sering minum susu lalu sakit perut dan bisa menyebabkan diare, cobalah produk susu lain nya seperti yoghurt, Kefir atau keju olahan. Ini bisa menjadi makanan alternatif anda karena mengidap intoleransi laktosa.

 

5. Bawang Putih

Bawang putih adalah salah satu makanan penyebab diare. Bawang putih mengandung serat larut yang menghasilkan gas dalam sistem percernaan. Jika mengkosumsi bawang putih dalam jumlah yang banyak dapat menyebabkan diare.

 

 

6. Gluten

Gluten adalah protein yang biasa ditemukan dalam gandum. Banyak orang memiliki alergi pada gluten sehingga mengakibatkan gangguan pencernaan seperti penyakit celiac. Bila seseorang menderita penyakit celiac, sistem kekebalan tubuh mereka bereaksi terhadap gluten sehingga memicu kerusakan pada usus kecil yang menyebabkan penyakit diare.

 

Bagaimana kita tahu penyebab diare bersumber dari makanan?

Penyebab diare juga bisa terjadi karena anda melakukan perubahan pada pola makanan anda sehari-hari. Makanan yang biasanya menyebabkan terjadinya diare adalah makanan pedas dan susu.

Jaga pola makanan anda sehari-hari dan buatlah catatan mengenai makanan apa saja yang tubuh anda tidak dapat terima. Itu dapat membantu anda menjadi lebih awas terhadap apa yang anda makan sehingga pola hidup yang sehat akan terbentuk dengan sendirinya.

Selain dari makanan, penyebab diare bisa dari efek samping ketika anda mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Antibiotik dan obat-obatan yang mengandung magnesium tinggi biasanya adalah pemicu utama anda terkena diare.

Diare tidak mungkin berhubungan dengan makanan yang anda makan jika :

–     Disertai darah atau nanah.
–     Disertai demam.
–     Terjadi dalam jangka waktu yang lama.

Ketiga faktor ini biasanya jarang terjadi tetapi merupakan komplikasi lanjutan dari diare yang bisa membahayakan kesehatan tubuh anda.

 

Pengobatan dan terapi untuk penderita diare

Jika seseorang menderita diare, mereka harus bisa menjaga pola makan nya. Hindari makanan tertentu seperti produk susu, makanan berlemak, makanan tinggi serat atau makanan tajam serta makanan pedas selama beberapa hari. Anda dapat mengganti makanan tersebut dengan makanan yang teksturnya lebih lembut seperti pisang,nasi,apel dan roti.
Tercantum di bawah ini adalah beberapa pengobatan dan terapi yang mungkin bermanfaat untuk anda yang terkena diare.

Minum Banyak Cairan

Menjaga agar tetap terhidrasi adalah prioritas utama bila seseorang menderita diare, dan cara terbaik untuk mencapainya adalah dengan meminum banyak cairan.

Minum air yang banyak sangat dianjurkan untuk anda ketika terkena diare. Bisa juga dengan air putih dicampur dengan gula dan garam (LGG=Larutan Gula Garam). Selain itu bisa juga dengan minum cairan lain diantaranya :

–    kuah kaldu
–    Teh
–    Jus
–    Minuman yang mengandung elektrolit, seperti minuman olahraga
–    Air jahe

MInum Obat Diare

Di apotik atau toko obat juga banyak menyediakan obat untuk menyembuhkan diare, diantaranya oralit.

Anda juga harus memeriksa dengan dokter untuk mengetahui apakah obat yang dibeli di toko itu sesuai, terutama untuk anak-anak. Mengkonsumsi obat diare yang salah dapat mengakibakan infeksi dan gangguan medis lain nya, oleh karena itu jika mengalami diare yang berkelanjutan ada baiknya berkonsultasi dengan dokter.

Probiotik

Probiotik adalah bakteri menguntungkan yang ada di usus. Mereka mungkin merupakan pengobatan yang bermanfaat untuk anak-anak dengan diare. Probiotik membantu meningkatkan jumlah bakteri sehat untuk melawan bakteri jahat dalam saluran pencernaan.

Serat larut

Makanan yang mengandung serat tinggi biasanya akan memperburuk diare. Oleh karena itu makan lah makanan yang banyak mengandung serat larut dimana akan membantu pencernaan kita dan melancarkan saluran pembuangan. Beberapa contoh makanan yang kaya serat larut meliputi gandum dan jeruk.

 

Kapan harus ke dokter?

Anda dianjurkan untuk cek ke dokter jika anda mengalami diare yang berkepanjangan, biasanya diatas 48 jam.  Anda juga harus memeriksakan ke dokter apabila diare yang disertai dengan darah, disertai dengan sakit perut yang parah dan tidak enak badan.
Bayi dan orang dewasa lebih rentan mengalami dehidrasi, yang berarti diare bisa sangat berbahaya bagi mereka. Penting untuk melihat tanda-tanda dehidrasi pada kelompok umur tersebut diantaranya :

–      Berkurangnya jumlah urine
–      Peningkatan denyut jantung
–      Pusing atau menjadi linglung

Be the first to comment on "Apa Saja Penyebab Diare dan Bagaimana Cara Mengatasinya"

Leave a comment